Tampilkan postingan dengan label . Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label . Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Februari 2014

Sampai Jumpa Pada Waktunya♠

Kepada kamu yang indah disana.
Ini tampak lucu lagi, saat aku ingin berkata bahwa aku rindu tapi harus merindukan apa? Pertemuan? Kita bahkan belum sempat bertatap muka langsung dengan menyengaja semenjak hari dimana aku tersadar bahwa kamu ialah seorang yang seharusnya tak aku lewatkan keindahannya begitu saja.

Bahkan tangan kita belum pernah untuk sekedar bersentuhan dalam sebuah jabat salam, apalagi untuk saling menggenggam tangan berjalan mengitari taman pada sebuah sore. Tepat! itu hanya mimpi indah di tidur siangku. Inginku untuk membuat satu memori sebelum kamu benar pergi mengejar mimpi ialah dengan berbagi tawa, canda, dan irama-irama menyenangkan di sebuah kedai kopi. Memori yang aku harap menjadi satu dari sekian banyak alasan kamu merindukan kota ini.

Senin, 27 Januari 2014

Sudah Seminggu

"Sudah seminggu ku di dekatmuada di setiap pagi, di sepanjang harimutak mungkin bila, engkau tak tahubila ku menyimpan rasa,.... *al ayat*"

Begitulah kira-kira yang telingaku dengar akhir-akhir ini dari potongan lagu yang dibawakan seorang penyanyi bernama lengkap Muhammad Tulus Rusydi.
iya telinga aku dengernya gitu! #CeuliAingKumahaAing

Yaudah disini aku gak akan ngomongin soal telinga apalagi telinganya Bang Tulus.
Disini aku lagi-lagi mau cerita soal manusia yang klo diitung-itung udah seminggu lebih aku mulai deket dengannya.
Manusianya itu bergender wanita, punya mata, punya telinga, sama punya hati juga, tapi gak tau dia nya punya rasa yang sama atau enggak sama aku. Ya klo sama es krim stroberi mah jangan ditanya, udah pasti beda.

Selasa, 21 Januari 2014

AHP♠



Baru kali ini aku dibuat bingung akan sebuah judul untuk postingan. rasanya ingin kutulis lengkap namanya layaknya judul-judul sinetron yang ngehits di era tahun 2013 (damar wulan, raden kian santang, gajah mada). Apa daya namanya terlalu bagus buat judul postingan, mungkin namanya lebih layak ditulis di buku nikah. Eh..

Jadi gini, setelah aku bersemayam di dalam banyak malam yang kelam, akhirnya sang mentari memberiku cahaya sehingga aku bisa melihat ada dimana henpon ku berada. Aku coba klik sebuah aplikasi bernama twitter. Dan voila ada banyak lamat lancah dan debu disana karna sudah lama tak kusentuh dunia perkicauan. Akhirnya setelah menyapu debu dan makan laba-laba yang bersarang disana aku pun membuat tweet-tweet kembali. Tak banyak hal yang berubah dengan dunia twitter setelah aku tinggal pergi, Presiden negaraku tetep eksis disana, bahkan istrinya semakin jago main socmed kini.